• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 18 June 2018

Zaafril Razief Amir Semua Episode Hidup Harus Dinikmati

Berbekal pengalaman di Kementrian Keuangan, Zaafril Razief Amir memiliki obsesi menjadikan PT Asuransi Ekspor Indonesia (ASEI) menjadi perusahaan yang berkontribusi signifikan bagi peningkatan ekspor sekaligus menunjang perekonomian nasional, serta menjadi perusahaan sehat.

Pria kelahiran Surabaya, 1 Agustus 1954 ini memulai perjalanan karirnya setelah lulus dari Universitas Indonesia jurusan Ekonomi Manajemen dengan konsentrasi asuransi. “Dulu waktu kuliah di UI, saya ambil jurusannya akuntansi. Di tingkat tiga, ada penawaran pindah ke konsentrasi baru di manajemen yaitu asuransi dan dapat beasiswa pula. jadi saya pindah ke jurusan itu tanpa saya tahu dan menyadari bahwa nantinya saya akan menjadi pimpinan di perusahaan asuransi seperti ASEI,” tutur Zaafril memulai percakapan.

Lulusan  pertama UI untuk konsentrasi asuransi ini kemudian diterima di Kemenkeu di bagian yang menjadi cikal Badan Kebijakan Fiskal. “Jadi background saya manajemen asuransi, tetapi saya mengerjakan sesuatu yang makro, seperti perencanaan APBN dan analisis perbankan. Saat dibentuk Ditjen Lembaga Keuangan. Saya menjadi direktur perbankan. Setelah itu, saya ditempatkan di bagian pendidikan, lalu ditempatkan di ASEI, sebagai direktur operasional. Sempat kembali ke Kemenkeu, kemudian saya ditugaskan lagi ke ASEI menjadi direktur utama,” cerita Zaafril panjang lebar.

Zaafril Razief Amir

 Tujuan lembaga seperti ASEI itu mulia. Hampir semua negara besar memiliki Export Credit Agency (ECA) seperti ASEI, yaitu lembaga yang dibuat oleh pemerintah untuk mendorong ekspor. ASEI itu kan asuransi. “Tujuannya untuk memberikan rasa aman bagi klien dan memperlancar perdagangan. Jadi kami bisa membantu pemerintah dalam bidang eksportir untuk bisa masuk ke pasar mana saja di seluruh dunia,” papar Zaafril seraya menambahkan, meski ASEI diperlakukan sebagai BUMN, namun kebijakan yang ada sama halnya dengan perusahaan swasta. Artinya, ASEI mempunyai misi mendorong ekspor, tetapi tidak boleh merugi dan harus sehat.

Diakui pria yang hobi olahraga golf dan berenang ini, jumlah klien yang dimiliki ASEI masih terbilang kecil yaitu sekitar 10 persen dari total eksportir di Indonesia yang berkisar 5000 eksportir. “Artinya masih banyak peluang untuk itu,” ungkap Zaafril optimis. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, ASEI saat ini berkonsentrasi dalam peningkatan promosi, pelayanan yang cepat agar klien merasa puas dan aman, serta membuka cabang di berbagai pelosok Indonesia untuk menjangkau eskportir yang ada di daerah-daerah di Indonesia.

Saat ini ASEI memiliki kantor cabang sebanyak 30 yang tersebar di Indonesia. Rencananya, ASEI akan menambah 40 kantor pemasaran lagi. “Berarti kami harus menambah orang-orang sesuai dengan kebutuhan dan berkualitas,” akunya. Menurutnya, proses perkembang adalah hidup. “Bergerak itu hidup. jadi kalau mau besar kita harus keluar,” tutur Zaafril yang mengaku saat ini ASEI sedang melakukan perubahan sistem agar bisa online di seluruh Indonesia dan aksesnya cepat.

Ketika disinggung apa saja suka duka yang ia alami sepanjang karirnya, dengan lugas ia menjawab bahwa yang terpenting adalah menikmati hidup. “Orang yang bahagia adalah orang yang menerima apa yang dia miliki. Setiap orang, puaslah sampai pada titik yang kau capai, maka akan jadi optimal. Itu intinya. Jadi, saya nikmati saja meski tantangan yang saya terima besar. Buat saya, semua episode dalam hidup harus dinikmati,” tambah ayah dari Tasya Armylia, Dillo Raditya, Muhammad Dyndro, dan Zeta Lubna Aqila. (Ratri Suyani)


Related Articles

Irsad Nizam Never Give Up

Wawasan yang terbangun dari dasar hingga profesional selama berkarir di beberapa perusahaan membuat Irsad Nizam menikmati karirnya di dunia HR.

Pepey Riawati Kurnia : This is My Passion

Berkecimpung di dunia  Research and Development (R&D) menciptakan kepuasan tersendiri tersendiri bagi Drh. Pepey Riawati Kurnia, MM, PhD, salah satu

Heriyanto Agung Putra: Menjaga Talent

Berhasil mencetak orang-orang yang berkualitas dan memiliki value yang tinggi dan dikenal di dunia merupakan obsesi Heriyanto Agung Putra, Executive

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*