• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 21 September 2018

Yahoo Berencana PHK 1.600 Karyawannya

yahoo-logoYahoo berencana mengurangi jumlah karyawan, menutup kantor cabang yang ada di sejumlah negara, menjual beberapa paten maupun asset gedung hingga menonaktifkan beberapa layanan.

Menurut The Wall Street Journal, langkah ini merupakan langkah besar Yahoo dalam mengurangi biaya secara besar-besaran yang melibatkan PHK hingga 15% dari total jumlah tenaga yang dimiliki Yahoo saat ini. Informasi ini terkait dengan berita yang dilaporkan Business Insider pada bulan lalu, yang mengatakan bahwa Yahoo telah berencana dan mempersiapkan untuk memotong setidaknya 10% dari jumlah tenaga kerjanya.

Sang CEO Yahoo Marissa Mayer sepertinya sedang melancarkan strategi terbarunya, setelah sebelumnya CFO Ken Goldman mengumumkan hasil keuangan perusahaan di kuartal keempat. Yahoo kini berada di bawah tekanan para investor Starboard Value agar segera menjual bisnis internet inti dan membuat perubahan yang signifikan terhadap manajemen dan strategi keseluruhan. Karena itu, beberapa unit usaha juga akan ditutup untuk mengembalikan kejayaan Yahoo seperti dulu.

Yahoo saat ini memiliki 10.700 karyawan dan direncanakan pada akhir 2016 nanti, lebih dari 1.600 karyawan akan kehilangan pekerjaan mereka terkait dengan rencana PHK. Sebelumnya, Yahoo sudah menutup dua kantor di luar negeri yaitu Indonesia dan China, sebagai bagian dari rencana pemotongan biaya yang lebih luas. Layanan-layanan, seperti “Games” dan “Smart TV”, akan dihentikan. Dalam tiga bulan ke depan, Yahoo akan kembali menutup kantor cabang di Dubai, Meksiko, Buenos Aires, Madrid, dan Milan. Beberapa paten dan aset gedung bakal dijual dengan harapan bisa menambah 1 miliar dollar AS (Rp 13,7 triliun) ke kas Yahoo.

Menurut Mayer seperti dilansir oleh Variety.com, berbagai pemangkasan didasari pertimbangan matang. Ia ingin membentuk struktur perusahaan yang lebih sederhana dan fokus. “Yahoo tak bisa memenangkan hati dan pikiran pengguna dengan portofolio yang ruwet,” paparnya. Hingga akhir 2016, Yahoo hanya akan memiliki 9.000 karyawan dan tak lebih dari 1.000 kontraktor. Secara keseluruhan, perusahaan itu bakal lebih kecil 42 persen dibandingkan 2012 silam. Padahal dalam dua minggu pertama di bulan Januari lalu, Yahoo telah memposting 84 lowongan kerja baru dan sekarang ini telah memiliki sekitar 190 pekerjaan baru yang tersedia pada halaman rekrutmen Yahoo.

Mayer mengatakan, Yahoo memiliki tiga pilar utama, yakni Search, Mail, dan Tumblr. Untuk sektor lainnya, portofolio Yahoo akan disederhanakan dari empat area, yakni berita, olahraga, keuangan, dan gaya hidup. Langkah ini bisa dibilang progresif sekaligus kontroversial. Beberapa pertanyaan besar pun dikemukakan para investor dan pekerja Yahoo. Haruskah Mayer tetap memimpin Yahoo? Bolehkah Mayer dan anggota direksi menjual bisnis-bisnis internet Yahoo? Jika ternyata Mayer dianggap tidak mampu memimpin Yahoo, hal ini tentu akan sesuai dengan keinginan para shareholder yang mengeluarkan presentasi sebanyak 99 halaman agar Mayer diturunkan dan mengganti dengan manajemen baru.Vara-Mayer-Yahoo

Terlepas dari semua itu, Mayer nyatanya tak gentar. “Ini adalah perencanaan yang kuat dan kokoh,” ujarnya. Entah strategi “simpel dan fokus” Yahoo akan berhasil kali ini atau tidak. Pasalnya, sejak bergabung kembali ke Yahoo pada 2012 silam, Mayer telah banyak menelurkan terobosan. Sayangnya, kebanyakan terobosan Mayer tak bisa dibilang sukses. Di antaranya adalah investasi hingga 2 miliar dollar AS untuk mengakuisisi 50 layanan dan memboyong talenta baru ke Yahoo yang hasilnya nihil.

Mayer juga sempat berupaya menciptakan iklim kerja yang menyenangkan dengan memberikan smartphone ke semua pegawai dan menyediakan makanan gratis di kantin kantor. Namun, kondisi saat ini nyatanya tak mendukung cita-cita iklim kerja yang nyaman. Pemangkasan jumlah karyawan bertahap sedikit banyak memengaruhi kondisi psikologis para pekerja Yahoo. Ratri Suyani (dari berbagai sumber)


Related Articles

20 Things to Consider Before Starting a Organization

Eventually in career, just about every person is convinced of beginning a organization. This kind of crazy concept can become

Bisnis Anda Mengalami Stagnasi?

Bagaimana sih agar bisnis bisa berkembang dan bertumbuh? Bisnis yang berkembang dan tumbuh secara berkelanjutan merupakan impian para usahawan, tetapi

Commercial Property Administration Firms

Professional property control organizations may need to brace themselves for several tough time in the close to future when major

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*