• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 17 August 2018

Skill-Will Matrix

Skill-Will Harnis-newMatrix adalah memetakan seseorang berdasarkan tingkat keahli­an (skill) pada sumbu mendatar (x) dan tingkat motivasi atau keinginan untuk berhasil/berkinerja (will) pada sumbu vertikal (y). Bentuk-bentuk pengembangan SDM, termasuk pelaksanaan coaching, harus pula memperhatikan tingkat kompetensi dan motivasi dari seorang pegawai. Inilah yang disebut dengan Skill-Will Matrix, di mana setiap orang harus diidentifikasi terlebih dulu di kuadran mana ia berada. Setelah Skill-Will Matrix seseorang ditetapkan, maka berdasarkan hal itu bisa ditentukan solusi terbaik untuk pengembangannya.

Skill_Will_MatrixKuadran 1 adalah orang-orang yang memiliki tingkat motivasi untuk berkinerja rendah dan kompetensi rendah (low will, low skill). Solusi bagi karyawan tipe ini adalah dengan mengarahkannya (to direct). Orang seperti ini butuh perhatian ekstra dari pimpinan organisasi atau unit kerja karena butuh pengarahan yang intensif. Adanya seorang senior yang selalu mengarahkan menjadi sebuah kebutuh­an mutlak. Repotnya, hal ini akan membebani sang senior yang ditugasi dan bisa mengganggu pencapaian target kinerja pribadinya. Bilamana kondisinya tidak bisa lagi diperbaiki, orang tipe ini sebaiknya dikeluarkan dari organisasi.

Kuadran 2 adalah orang-orang yang memiliki tingkat motivasi untuk berkinerja tinggi dan kompetensi rendah (high will, low skill). Solusi bagi karyawan tipe ini adalah memandu (to guide) yang bersangkutan tentang bagaimana cara bekerja dengan baik. Kegiatan memandu ini jauh lebih cepat dampaknya ketimbang diberikan training khusus terlebih dahulu. Jadi, bilamana hasil yang diharapkan lebih cepat, maka tindakan memandu ini merupakan pilihan utama dengan syarat ada orang yang kompeten akan memandunya.

Kuadran 3 adalah orang-orang yang memiliki tingkat motivasi berkinerja rendah namun memiliki kompetensi yang tinggi (low will, high skill). Solusi bagi karyawan tipe ini adalah dengan terus memberikan tantangan yang menarik (to excite) agar selalu termotivasi dalam bekerja. Adanya tantangan yang menarik mendorong karyawan untuk menerapkan kompetensinya yang tinggi dalam mengatasi tantangan yang ada.

Kuadran 4 adalah orang-orang yang memiliki tingkat motivasi berkinerja tinggi dan kompetensi yang juga tinggi (high will, high skill). Solusi bagi karyawan tipe ini adalah mendelegasikan kewenangan atau pekerjaan (to delegate). Orang-orang tipe ini selalu haus dengan pencapaian-pencapaian baru, tanggung jawab yang lebih besar, dan tantangan-tantangan untuk naik kelas. Mereka ini adalah orang-orang kunci atau talent dan akan selalu menjadi handalan bagi kemajuan perusahaan.

Dengan memahami Skill-Will Matrix dari setiap pegawai, maka solusi pengembangan bagi setiap orang bisa dibuat lebih tajam, efisien, dan efektif. Solusi yang diberikan akan mampu mendorong perusahaan untuk bergerak lebih maju melalui perbaikan kinerja individu pegawai.
Syahmuharnis


Related Articles

Kompetensi vs. Potensi

Kompetensi dan potensi individual adalah pernyataan yang paling sering kita de­ngar ketika berbicara tentang kualitas diri seseorang. Kedua istilah tersebut

Human Capital Financial Metrics

Apa yang terpikir saat menghubungkan kinerja bisnis dengan kinerja sumberdaya manusia (SDM) organisasi? Apa ukuran atau indikator yang bisa dipergunakan

Dunning-Kruger Effect

Dalam mengelola sumberdaya manusia (SDM) kita sering menemukan adanya orang-orang yang menganggap dirinya kompeten, padahal sebenarnya yang bersangkutan tidak kompeten.

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*