• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 24 January 2018

Memulihkan Daerah Lewat Reklamasi

Reklamasi adalah kegiatan yang bertujuan memperbaiki atau menata kegunaan lahan yang terganggu sebagai akibat kegiatan usaha pertambangan, agar dapat berfungsi dan berdaya guna sesuai peruntukkannya.

Pembangunan berwawasan lingkungan menjadi suatu kebutuhan penting bagi setiap bangsa dan negara yang menginginkan kelestarian sumberdaya alam. Oleh sebab itu, sumberdaya alam perlu dijaga dan dipertahankan untuk kelangsungan hidup manusia kini, maupun untuk generasi yang akan datang.

Banyak pengusaha pertambangan yang tidak melakukan kegiatan reklamasi pascatambang secara benar dan tepat bahkan belum melakukan sama sekali sehingga mengakibatkan pencemaran dan kerusakan pada lingkungan.

simposium nasional pemerintah kota

Kegiatan reklamasi pascatambang wajib dilaksanakan oleh pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang diatur dalam pasal 96 huruf (c) Undang-undang No.4 Tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batubara serta pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah No.78 Tahun 2010 tentang Reklamasi Pascatambang.

Pemerintah daerah selaku pengawas belum sepenuhnya memahami arti penting kegiatan reklamasi lahan pasca tambang atau belum optimalnya pengawasan pemerintah dalam kegiatan pertambangan di daerahnya.

Menanggapi hal tersebut Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) merasa perlu mengambil bagian untuk mencari solusi dalam permasalahan reklamasi dan pascatambang tersebut dengan menyelenggarakan Simposium Nasional dengan tema “Review Reklamasi dan Pascatambang 2013 serta Solusi Strategis”

Acara yang dilaksanakan di Hotel Grand Sahid, Jakarta menghadirkan lima pembicara dari lingkungan kementerian Republik Indonesia dan para ahli yang berkompeten di bidangnya antara lain: Ir. Susilo Siswoutomo, Wakil Menteri ESDM, sebagai keynote speaker; Prof. Dr. Beltazar Kambuaya, MBA, Menteri Negara Lingkungan Hidup; Dr. Ir. Marzan A. Iskandar, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT); Ir. Zulkifli Hasan, Menteri Kehutanan, dan Dr. Ir. Iskandar, Kepala Pusat Reklamasi Lahan Tambang Istitut Pertanian Bogor (IPB). (Kristiadi)


Related Articles

LenovoThinkStation P Series, Teknologi Workstation Berkinerja Tinggi

Kini para profesional di bidang teknik, arsitektur, media dan hiburan, minyak & gas, medis & ilmu pengetahuan, keuangan dan industri

Agar Pekerja Jarak Jauh Lebih Produktif & Bahagia

Para eksekutif mungkin memiliki kekhawatiran jika memperkerjakan remote worker atau orang yang bekerja tidak di luar kantor. Kekhawatiran ini muncul

Lenovo Luncurkan A6000, Smartphone 4G LTE yang Harganya Terjangkau

Secara resmi Lenovo meluncurkan  A6000,  smartphone 4G LTE dengan fitur dan performa yang mumpuni namun harganya lebih terjangkau. Lenovo A6000

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*