• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 21 September 2018

Memulihkan Daerah Lewat Reklamasi

Reklamasi adalah kegiatan yang bertujuan memperbaiki atau menata kegunaan lahan yang terganggu sebagai akibat kegiatan usaha pertambangan, agar dapat berfungsi dan berdaya guna sesuai peruntukkannya.

Pembangunan berwawasan lingkungan menjadi suatu kebutuhan penting bagi setiap bangsa dan negara yang menginginkan kelestarian sumberdaya alam. Oleh sebab itu, sumberdaya alam perlu dijaga dan dipertahankan untuk kelangsungan hidup manusia kini, maupun untuk generasi yang akan datang.

Banyak pengusaha pertambangan yang tidak melakukan kegiatan reklamasi pascatambang secara benar dan tepat bahkan belum melakukan sama sekali sehingga mengakibatkan pencemaran dan kerusakan pada lingkungan.

simposium nasional pemerintah kota

Kegiatan reklamasi pascatambang wajib dilaksanakan oleh pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang diatur dalam pasal 96 huruf (c) Undang-undang No.4 Tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batubara serta pasal 2 ayat (1) Peraturan Pemerintah No.78 Tahun 2010 tentang Reklamasi Pascatambang.

Pemerintah daerah selaku pengawas belum sepenuhnya memahami arti penting kegiatan reklamasi lahan pasca tambang atau belum optimalnya pengawasan pemerintah dalam kegiatan pertambangan di daerahnya.

Menanggapi hal tersebut Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) merasa perlu mengambil bagian untuk mencari solusi dalam permasalahan reklamasi dan pascatambang tersebut dengan menyelenggarakan Simposium Nasional dengan tema “Review Reklamasi dan Pascatambang 2013 serta Solusi Strategis”

Acara yang dilaksanakan di Hotel Grand Sahid, Jakarta menghadirkan lima pembicara dari lingkungan kementerian Republik Indonesia dan para ahli yang berkompeten di bidangnya antara lain: Ir. Susilo Siswoutomo, Wakil Menteri ESDM, sebagai keynote speaker; Prof. Dr. Beltazar Kambuaya, MBA, Menteri Negara Lingkungan Hidup; Dr. Ir. Marzan A. Iskandar, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT); Ir. Zulkifli Hasan, Menteri Kehutanan, dan Dr. Ir. Iskandar, Kepala Pusat Reklamasi Lahan Tambang Istitut Pertanian Bogor (IPB). (Kristiadi)


Related Articles

My Home Credit Lebih Dekat dengan Pelanggan

Sejak berdirinya dari 2013 hingga kini, Home Credit Indonesia telah mengalami pertumbuhan yang signifikan. Ini dibuktikan dengan semakin bertambahnya jangkauan

Kolaborasi atau Mati?

Berkolaborasi dengan pesaing merupakan hal yang masih sulit dilakukan perusahaan di Indonesia. Menurut Faculty Member STM PPM, Andi Ilham Said

What Makes Simple to use Websites Effective?

You is really an internet consumer, right? This may appear obnoxious but simply ignore that, here’s ideal essential. You might

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*