• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 21 September 2018

Korsel Ingin Perekrutan Karyawan Tidak Lagi Berdasarkan penampilan

KoreaWorker-uploadPresiden Korea Selatan Moon Jae-In menegaskan jika proses perekrutan yang ada di negara gingseng ini tidak lagi berdasarkan penampilan semata. Cara perekrutan hanya berdasarkan penampilan ini harus dihilangkan sehingga calon pencari pekerja tidak harus mengubah penampilan agar diterima pekerjaan.

Pada 22 Juni, pemerintah Korea Selatan mengumumkan rencana untuk memberlakukan “Blind hiring” atau  “perekrutan buta” di sektor publik pada bulan September tahun ini. Hal ini disebabkan angka pengangguran kaum muda berada di rekor tertinggi. Karena itu, Moon ingin membasmi praktik pengusaha yang meluas yang menolak kandidat berdasarkan penampilan dan latar belakang mereka.

“Kecuali dalam kasus khusus dimana pekerjaan tersebut memerlukan tingkat pendidikan tertentu atau memenuhi persyaratan fisik tertentu sehingga formulir permohonan pekerjaan tidak memerlukan faktor diskriminatif seperti latar belakang pendidikan, kampung halaman, dan kondisi fisik,” kata Moon menanggapi persyaratan baru tersebut.

Sampai sekarang, sudah biasa bagi pengusaha Korea untuk meminta pelamar kerja untuk menguraikan atribut fisik mereka, seperti berat badan, tinggi badan, golongan darah, dan tingkat penglihatan. Bahkan tak jarang para majikan sering juga meminta informasi lain yang sebenarnya sangat mengganggu dan tidak relevan, seperti pekerjaan orang tua kandidat, juga apakah mereka tinggal sendiri atau dengan keluarga mereka.

Pertanyaan semacam itu ilegal di banyak negara, tapi tidak di Korea Selatan, di mana praktiknya merajalela. Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh portal kerja Saramin tahun lalu, 93% dari sekitar 760 perusahaan meminta foto pemohon pekerjaan, sementara sekitar 50% dari 312 manajer HR mengatakan bahwa mereka telah menolak kandidat karena penampilan mereka.

Dengan metode seleksi seperti itu, tidak mengherankan jika ada persepsi yang luar biasa saat ini bahwa jika secara fisik menarik maka akan membantu individu mendapatkan pekerjaan yang baik.

Keinginan memiliki penampilan yang menarik (cantik atau tampan) ini telah sampai pada tingkat yang ekstrem sehingga banyak laporan para orang tua Korea Selatan yang memberikan prosedur operasi plastik kepada anak-anak mereka sebagai hadiah kelulusan sekolah menengah.

Daripada melakukan modifikasi penampilan kosmetika sebagai tanda kesia-siaan, periset Ruth Holliday dan Joanna Elfving-Hwang mengatakan bahwa sebaiknya para calon tenaga kerja dipandang sebagai “investasi yang layak” untuk pengembangan diri.

Karena itu, The Ministry of Employment and Labor  atau Kementerian Pekerjaan dan Tenaga Kerja Korsel berharap kebijakan “perekrutan buta” yang baru akan memberi pencari kerja muda lebih banyak harapan untuk mendapatkan pekerjaan, tanpa harus memperindah formulir permohonan mereka atau bergantung pada operasi plastik yang berisiko.

Meskipun undang-undang tersebut belum berlaku untuk perusahaan swasta, Presiden Moon  berpendapat bahwa hasil perekrutan yang tidak memihak pada akhirnya hanya akan berbicara untuk diri mereka sendiri.

“Kami tidak dapat memaksa sektor swasta untuk mengikutinya kecuali jika kami merevisi undang-undang tersebut, namun kasus sebelumnya dimana perusahaan swasta menggunakan sistem perekrutan buta telah menunjukkan bahwa mereka dapat mempekerjakan pekerja yang lebih terampil dan lebih antusias,” katanya. (Ratri Suyani. Sumber: HRM Asia)


Related Articles

20 Things to Consider Before you start a Organization

Eventually in job, every person says of beginning a business. This kind of wild notion may become the first step

Professional Property Operations Firms

Commercial property administration organizations might have to brace themselves for several difficult time in the close to future because major

Commonwealth Life Hadirkan COMM Entrepreneur untuk Generasi Millennial

Commonwealth Life punya cara tersendiri untuk dekatkan generasi muda dengan dunia asuransi. Commonwealth Life meluncurkan COMM Entrepreneur, salah satu langkah

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*