• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 23 January 2018

Kemnaker Butuh Mediator Hubungan Industrial

whymediationDalam UU Nomor 2 Tahun 2014, penyelesaian perselisihan dapat di lakukan di luar pengadilan dengan mekanisme lebih cepat dan memenuhi rasa keadilan para pihak karena penyelesaiannya berdasarkan musyawarah mencapai mufakat. Tenaga yang menyelesaikan perselisihan ada tiga yaitu mediator, konsiliator dan arbiter.

Mediator Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) memiliki tugas melakukan pembinaan hubungan industrial. Pengembangan hubungan industrial dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial di luar pengadilan. Mediator hubungan industrial terdiri dari mediator yang berkedudukan untuk jabatan struktural, fungsional dan non fungsional.

Peran fungsional mediator hubungan industrial yang berkualitas ditentukan dengan hasil mediasinya apakah cukup diselesaikan di luar peradilan saja atau di bawa sampai ke dalam peradilan.

“Kondisi mediator saat ini masih sangat memprihatinkan, selain saat ini secara kuantitas, secara kualitas juga masih memerlukan  peningkatan kapasitas dalam pembuatan anjuran,” kata Haiyani, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Jakarta (24/3/2016).

Hasil penelitian tim ahli Badan Penelitian dan Informasi Kementerian Ketenagakerjaan menerangkan bahwa kondisi tenaga mediator hubungan industrial yang ada sekarang sebanyak 897 orang, idealnya Kementerian Ketenagakerjaan membutuhkan setidaknya 2.755 orang. Saat ini Mediator Hubungan Industrial yang ada, tidak sebanding dengan jumlah perusahaan yang ada di Indonesia yang berjumlah 264.489 perusahaan.

“Berdasarkan penelitian tim ahli dari Badan Penelitian dan Informasi Kementerian Ketenagakerjaan bahwa idealnya satu orang mediator HI mampu membina delapan perusahaan setiap bulan atau 92 perusahaan per tahun. Sehingga dibutuhkan 2.755 orang mediator. Dengan kondisi saat ini, jumlah mediator masih kurangan 1.914 orang,” lanjut Haiyani. (Sumber: www.kemnaker.go.id)


Related Articles

Mencetak Pemimpin Masa Depan Manajemen Bisnis Indonesia

The Future Leader 6 (TFL 6)adalah program beasiswa dari PPM School of Management yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengembangan ilmu

Pekerja AS Lebih Memilih Cuti Ketimbang Kenaikan Gaji

Sebanyak 41% pekerja AS lebih memilih mendapatkan waktu liburan yang dibayar alias cuti dibandingkan dengan kenaikan gaji, jika mereka diberi

3 Pilar Pengembangan SDM Berbasis Kompetensi Lewat Pelatihan

Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya dengan cara melakukan pelatihan kerja.

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*