• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 15 August 2018

Fokus Pada Bakat, Raih Kompetensi Tinggi

HC-Forum1Talent (bakat) merupakan keunggulan unik yang dimiliki oleh seseorang yang merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa. Karena itu, Talent Based HR Management (TBHRM) bukan sekadar mengelola bakat, minat, dan kemauan, tapi juga mencari kecocokan antara karakter orang dengan karakter pekerjaan, serta mengembangkan karakter orang  menjadi kompetensi orang kelas dunia.

Hal ini dipaparkan oleh Pande Nyoman Agus Jaya, mantan praktisi HR di Astra Group yang kini menjadi Konsultan di PT. Andika Group di acara Human Capital (HC) Forum bertajuk “Talent Management  Strategy in Millenia Era” yang diadakan Kamis (23/3) di Kresna Room, PT. Menara Kadin Indonesia, Jakarta. Bagi Pande, people (orang) adalah tulang punggung dari kesuksesan setiap perusahaan. “Karena itu, HHRD harus mampu menggali potential strength dari setiap karyawan, dan fokus untuk mengembangkan potential strength tersebut untuk menjadi kompetensi perusahaan,” tukas pria yang memulai karirnya di Astra International sejak tahun 1988.

Ia menambahkan, di era millennia yang serba faster-higher-better ini, menuntut pengembangan penguasaan kompetensi yang cepat, penguasaan level kompetensi yang lebih tinggi, dan talent yang mampu menghasilkan kualitas output yang lebih baik. “kompetensi tinggi hanya bisa dicapai bilamana setiap orang fokus pada potential strength -nya, yaitu talent yang merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa,” tambah Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga dan Magister Manajemen dalam Strategic Management dari Institut Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI).

Dalam melakukan pengelolaan talenta yang dimilikinya, umumnya organisasi menggunakan prinsip hire, develop, and retain the best people. Untuk itu, organisasi harus memahami kompetensi yang perlu dimiliki oleh organisasi untuk memastikan pelaksanaan tugas dapat dilakukan dengan lancar. Untuk itu organisasi perlu memiliki profil kompetensi dari keseluruhan individu. Berdasarkan profil tersebut, kemudian organisasi dapat memutuskan apakah cukup melakukan pengembangan dari individu yang dimilikinya, atau perlu melakukan rekrutmen (secara permanen atau temporer) agar kebutuhan kompetensi terpenuhi.

Di sisi lain, organisasi juga perlu berani mengganti individu yang dinilai kurang kompeten, dengan yang lebih kompeten. Hal terakhir yang perlu dilakukan oleh organisasi adalah memelihara dan mempertahankan individu yang dimiliki agar kebutuhan kompetensi untuk mendukung pelaksanaan tugas terpenuhi.

Tantangan manajemen SDM di era digital sangat strategis dalam membantu manajemen untuk meningkatkan kinerja bisnis dengan mengelola talent di era digital. Internet yang semakin memudahkan interaksi antar karyawan dan manajemen menjadi bagian strategi pengelolaan SDM. Tantangan di era digital seperti saat ini semakin membuat pengelola SDM harus berani melakukan transformasi manajemen dari era konvensional menuju era digital.

Konsep TBHRM yang dikembangkan oleh Pande ini dikenal luas di Indonesia, menggusur konsep Competency Based Human Resources (CBHRM) yang diakui Pande memunculkan kegagalan yang tinggi dalam penerapan konsep tersebut. “Hasilnya kalau boleh jujur saya sampaikan, 90% gagal,” terang Pande kepada Human Capital Journal.  Sejumlah perusahaan multinasional yang mapan menerapkan konsep tersebut di antaranya, Citibank, Caltex, Unilever, Coca Cola, Standard Chartered, HSBC Bank, PT Wijaya Karya, Bank Mandiri, Bank Central Asia, PT Lautan Luas Tbk, dan masih banyak lagi.

Acara yang dibuka oleh Syahmuharnis selaku Director PT. Menara Kadin Indonesia ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai perusahaan termasuk pemerintahan, BUMN, dan perusahaan swasta. Di akhir acara, Karir.com selaku sponsor utama acara ini membagi-bagikan souvenir  bagi peserta yang memberikan rekomendasi 5 orang teman mereka yang bekerja di divisi HR. (Ratri Suyani)P-PandeP-HarnisHC-Forum2HC-Forum


Related Articles

Concern When Picking Virtualised The cloud Methods

The actual recent U. S. A ‘Prism programme’ has served to pass on fears in addition to anxiety about ‘the

Pentingnya Mengelola Talent di Era Digital

Banyak yang berpikir jika manajemen sumber daya manusia hanya diperuntukkan bagi perusahaan besar. Sebuah pendapat yang keliru, karena semua perusahaan

Commercial Property Managing Firms

Commercial property administration organizations may need to brace themselves for several difficult time in the close to future as major

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*