• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 22 July 2018

Five Global Megatrends

FCE-ilustrasiHasil survey oleh PwC Network Leadership Team 2014 menyimpulkan adanya 5 megatrend global yang akan terjadi dalam beberapa dekade ke depan.

1. Demographic shifts
Pergeseran demografi benar-benar akan mewarnai dunia di masa depan. Akan ada negara-negara yang mengalami ledakan pertumbuhan penduduk, tetapi pada saat yang sama ada negara-negara yang mengalami penurunan populasi. Beberapa negara memiliki populasi anak muda yang terus meningkat, sumber tenaga kerja dan konsumen yang menjanjikan. Namun, di sisi lain, secara keseluruhan terdapat populasi global yang kian menua, yang ditandai de­ngan meningkatnya proporsi penduduk yang berusia 60 tahun ke atas. Tahun 2050, sekitar 21% populasi dunia akan berusia 60 tahun ke atas.
Implikasi sosial-ekonominya tentu sangat luas. Akan ada 360 juta orang yang akan meninggalkan dunia kerja sebelum 2050. Sebaliknya, pertumbuhan populasi muda yang tinggi membutuhkan pangan, sandang, papan, pendidikan, dan lapangan kerja.

2. Technological Breakthrough
Berbagai lompatan teknologi dalam R&D, mulai dari teknologi nano hingga robotic, membuka banyak peluang baru bagi bisnis dan individu. Hal ini memungkinkan industri baru muncul dengan cepat, membawa implikasi besar terhadap ukuran dan bentuk perusahaan manufaktur dan teknologi tinggi. Modal akan mengikuti inovasi, di mana banyak penyedia modal terus mencari peluang pembiayaan di seluruh dunia.
Dalam banyak hal, perkembangan teknologi yang berbeda akan saling memperkuat. Sebagai contoh, kemajuan dalam teknologi nano akan membantu pemenuhan kemampuan penghitungan mesin komputer untuk mendukung kecerdasan buatan (artificial intelligence). Penyebarluasan komunikasi mobile sangat menguntungkan inovasi dalam setiap bidang sehingga bisa dinikmati oleh setiap orang di dunia bilamana mereka membutuhkan. Semuanya ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi hingga akhir dekade mendatang.

3. Resource Scarcity & Climate Change
Dengan populasi 8,3 miliar sebelum tahun 2030, dunia membutuhkan 50% energi lebih banyak, 40% air lebih banyak, dan 35% makanan lebih banyak daripada saat ini. Diperkirakan emisi karbon akibat pembakaran fosil – minyak, gas, dan batubara – naik 16% dari saat ini hingga 2030. Pada periode yang sama, rata-rata suhu global akan me­ningkat 0,5 – 1,5 derajat Celcius (kenaikan itu di atas dari 0,5 derajat Celcius kenaikan suhu yang sudah terjadi dalam 20 tahun terakhir).

4. Accelerating Urbanisations
Saat ini, hampir separuh dari penduduk dunia tinggal di kota. Sekedar gambaran, 60 tahun silam sekitar tahun 50-an, sebagian besar penduduk tinggal di pedesaan, hanya 30% penduduk yang tinggal di perkotaan. Urbanisasi cepat yang terjadi dalam dekade terakhir baru tahap awal dari peningkatan cepat urbanisasi. Sebelum 2030, populasi yang tinggal di perkotaan akan meningkat menjadi 60%.

5. Shift in Global Economic Power
Dalam beberapa tahun terakhir, keseimbangan ekonomi global telah bergeser dari negara maju ke negara yang sedang berkembang. Dengan berlanjutnya trend ini, jelas berdampak kepada peluang pertumbuhan perusahaan di dunia – dan di mana harus berinvestasi untuk mengkapitalisasi peluang-pe­luang tersebut. Tahun 2009, total GDP dari Negara E7 (China, India, Rusia, Brazil, Indonesia, Mexico, dan Turki) baru 2/3 dari GDP negara-negara maju G7 (AS, Jepang, Jerman, Inggris, Perancis, Kanada). Akan tetapi sebelum 2050, agregat GDP Negara E7 hampir dua kali lipat dari GDP negara G7 (US$138.2 triliun vs. US$69.3 triliun).


Related Articles

Core Competence dan Competitive Advantage Amazon.com

Tidak ada yang menyangka Amazon.com bisa sesukses sekarang. Didirikan oleh Jeff Bezos di Seattle, Amerika Serikat, Juli 1994 dengan modal

Systems Thinking

Berpikir secara sistem(SystemThinking) adalah kebutuhan mutlak setiap orang, khususnya bagi para pimpinan organisasi. Adalah John Sterman, seorang profesor dari MIT yang

Line Manager = HR Manager

Manajemen sumberdaya manusia (SDM) tidak hanya menjadi tanggung jawab manajer SDM (HR Manager) semata. Tak kalah penting sebenarnya adalah peran

1 comment

Write a comment
  1. tromol
    tromol 15 August, 2015, 15:48

    dear pak Syahmuharnis, salam kenal dan terima kasih atas sharing materi tentang HC Journal ini. luar biasa dan semoga praktisi HR dapat mengadop yang disampaikan oleh bapak sehingga secara keseluruhan dapat memperbaiki SDM Indonesia untuk menuju ke arah yang lebih baik dan itu akan membuat Jaya untuk Indonesia.
    Kami tunggu sharing berikutnya.
    salam

    Reply this comment

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*