• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 21 September 2018

Demo Pekerja Rest Area di Istana Negara

pekerja-rest-areaSekitar 1000 orang pekerja yang tergabung dalam Paguyuban Gerakan Pekerja Rest Area berunjuk rasa di depan Istana Negara kemarin. Dalam aksinya, mereka menuntut pencabutan surat edaran BPH Migas No.937/07/Ka.BPH/2014 tentang larangan menjual premium (BBM bersubsidi) di Rest Area jalan tol.

Menurutnya, larangan penjualan premium di rest area jalan tol ini sangat tidak adil dan diskriminatif serta akan membuat sebagian orang kehilangan pekerjaan.

“Rest area jalan tol merupakan area publik, yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Apabila penjualan premium di rest area ini ditutup, maka banyak orang yang akan kehilangan pekerjaan sehingga berdampak pada bertambahnya pengangguran, kebijakan ini sangat tidak efektif.” ujar Miswanto, Koordinator Paguyuban Gerakan Pekerja Rest Area.

Pekerja di lingkungan rest area jalan tol di seluruh Indonesia mencapai 15.000 orang pekerja, dengan jam operasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan 12 bulan setahun non stop tanpa hari libur. Dengan adanya larangan ini potensi orang yang akan kehilangan pekerjaan sekitar 5.000 orang pekerja.


Related Articles

Business Property Management Firms

Professional property managing organizations might have to brace themselves for several difficult time in the around future mainly because major

20 Things to Consider Before Starting a Organization

Eventually in career, every single person feels of beginning a business. This kind of wild notion can become the first

Red Hat Forum Indonesia: Pembahasan Mengenai Inovasi Digital

Red Hat, penyedia solusi open source terkemuka di dunia, mengumumkan bahwa Red Hat Forum Indonesia diselenggarakan di Jakarta. Forum ini

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*