• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 23 January 2018

Demo Pekerja Rest Area di Istana Negara

pekerja-rest-areaSekitar 1000 orang pekerja yang tergabung dalam Paguyuban Gerakan Pekerja Rest Area berunjuk rasa di depan Istana Negara kemarin. Dalam aksinya, mereka menuntut pencabutan surat edaran BPH Migas No.937/07/Ka.BPH/2014 tentang larangan menjual premium (BBM bersubsidi) di Rest Area jalan tol.

Menurutnya, larangan penjualan premium di rest area jalan tol ini sangat tidak adil dan diskriminatif serta akan membuat sebagian orang kehilangan pekerjaan.

“Rest area jalan tol merupakan area publik, yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan. Apabila penjualan premium di rest area ini ditutup, maka banyak orang yang akan kehilangan pekerjaan sehingga berdampak pada bertambahnya pengangguran, kebijakan ini sangat tidak efektif.” ujar Miswanto, Koordinator Paguyuban Gerakan Pekerja Rest Area.

Pekerja di lingkungan rest area jalan tol di seluruh Indonesia mencapai 15.000 orang pekerja, dengan jam operasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan 12 bulan setahun non stop tanpa hari libur. Dengan adanya larangan ini potensi orang yang akan kehilangan pekerjaan sekitar 5.000 orang pekerja.


Related Articles

Andal Segera Luncurkan Software Payroll di Indonesia

Banyak kasus pergeseran pasar yang terjadi di industri TI, seperti Lotus 123 yang sangat terkenal tiba-tiba menghi-lang begitupun di dunia

Daftar CEO Terbaik Di Dunia Versi Harvard

Tahun ini, tim Harvard Business Review (HBR) kembali merilis jajaran atasan terbaik di dunia. CEO Amazon Jeff Bezos tercatat merajai

Ekspansi Lenovo, Keluarkan Tab Seri A

Ekspansi Lenovo dengan mengeluarkan produk smartphonesemakin mengukuhkan Lenovo sebagai salah perusahaan elektronik terkemuka di Indonesia. Ekspansi tersebut dibuktikan dengan mengeluarkan produksmartphone tablet

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*