• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 20 February 2018

Coca-Cola Filipina Akan PHK 600 Karyawan

Coca-Cola Filipina Akan PHK 600 Karyawan

Coca-Cola-PhilippinesCoca-Cola FEMSA Philippines, perusahaan patungan antara The Coca-Cola Company dan perusahaan minuman anggur Perancis FEMSA, tengah bersiap-siap untuk mengurangi tenaga kerja dalam beberapa bulan mendatang.

Menurut salah seorang juru bicara lokal dari produsen minuman ringan tersebut  mengatakan jika keputusan untuk memberhentikan pekerja muncul setelah melihat perkembangan terakhir industri minuman dan dilihat dari sisi bisnis secara keseluruhan. Akibatnya, perusahaan pun menjalani penilaian struktur organisasi, yang membuat tinjauan menyeluruh terhadap peran dan tanggung jawab yang ada.

Sekitar 600 pekerja, atau sekitar 8% dari 8.000 tenaga kerja yang kuat kemungkinan akan dilepaskan, sebuah media lokal Center for People’s Media melaporkan hal ini. Menurut media tersebut, sekitar 8% tenaga kerja pembuat minuman ringan di sana dilaporkan akan dipecat sebagai bagian dari rencana tersebut.

Menurut salah satu perwakilan Coca-Cola FEMSA, restrukturisasi ini telah menjadi keputusan yang sangat sulit. Ini hanya dilakukan setelah penilaian menyeluruh dan teliti mengenai lingkungan peraturan yang terus berkembang, efisiensi operasional, dan kinerja konsekuen kami di pasar. “Yakinlah bahwa kami akan memperlakukan orang-orang yang akan terpengaruh dengan martabat, keadilan, dan rasa hormat selama proses ini. Semua orang akan diberi dukungan transisi karir, serta paket pemisahan yang melampaui apa yang dimandatkan oleh undang-undang,” ujarnya menambahkan.

“Lingkungan peraturan yang terus berkembang” yang dimaksud adalah pajak minuman baru yang diperkenalkan oleh pemerintah Filipina pada bulan Desember tahun lalu. Disebutkan jika dalam undang-undang yang dijuluki sebagai “Train law” atau “Undang-undang Kereta Api” berisi tentang keputusan baru yang mengenakan pajak atas minuman yang menggunakan pemanis kalori dan non-kalori dengan menggunakan sirup jagung fruktosa tinggi, sebesar P12 / liter (atau Rp3.191,-).

Sejauh ini, para pengamat industri meramalkan bahwa adanya pajak ini akan menurunkan permintaan. Tak heran jika perusahaan raksasa minuman ringan  ini berniat lakukan strukturisasi dan mengurangi karyawannya. (Ratri Suyani. Sumber: HRM Asia)


Related Articles

Inovasi Award Indonesia

Inovasi memiliki arti sebagai suatu produk atau praktik baru yang tersedia bagi aplikasi, umumnya dalam suatu konteks komersial. Biasanya, beragam

Sertifikasi Kompetensi di Era Persaingan Global

Peningkatan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya sertifikasi kompetensi kerja sangat penting dilakukan. Hal itu akan berdampak pada penerimaan, pengakuan dan

Rangkaian SunFish HR SaaS Roadshow 2015 Ditutup di Kawasan Industri Cikarang

Setelah sukses menyelenggarakan rangkaian road show di tiga kota di Batam, Medan dan Makassar DataOn menutup rangkaian SunFish HR SaaS

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*