• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 18 October 2018

Analisa Big Data Dibutuhkan Perusahaan Guna Tingkatkan Kemampuan Strategi Industrial Internetnya

plugging-into-internet(1)Sebuah studi global terbaru, “Industrial Internet Insight 2015,” dari General Electric (GE) dan Accenture menunjukkan adanya kebutuhan mendesak dari berbagai perusahaan, untuk menggunakan analisa big data guna meningkatkan kemampuan strategi Industrial Internet mereka. Namun kurang dari sepertiga dari 250 petinggi perusahaan (29%) atau yang di survei telah menggunakan big data dalam analisa prediktif untuk perusahaan mereka atau mengoptimalisasikan bisnisnya.

Akan tetapi saat ini telah terjadi kemajuan yang baik. Sebagian besar perusahaan (65%) telah menggunakan analisa big data untuk mengawasi perlengkapan dan aset perusahaan untuk mengidentifikasi masalah operasional serta memungkinkan mereka untuk melakukan pemeliharaan secara proaktif. Sebesar 62% dari mereka juga telah mengimplementasikan jaringan teknologi untuk mengumpulkan data dalam jumlah besar di lingkungan yang luas termasuk daerah perkebunan tenaga angin yang terpencil atau data di sepanjang pipa minyak.

Menurut Kristian Steenstrup dan Stephen Prentice, Gartner, beberapa bidang teknologi akan memiliki potensi yang lebih besar untuk meningkatkan kinerja keuangan dan posisi komersial perusahaan secara global dari analisa prediktif. Dari survey tersebut juga diketahui, hampir dua pertiga atau 66% dari para eksekutif dari delapan sektor industri percaya bahwa mereka dapat kehilangan posisi mereka dalam satu atau tiga tahun mendatang jika mereka tidak segera mengadopsi big data, yang dalam laporan tersebut telah disarankan untuk diaplikasikan guna mendukung strategi Industrial Internet mereka. Sebagai tambahan dengan adanya 93% dari para pengguna big data telah mencatat adanya perluasan pangsa pasar yang dapat mereka masuki, sebesar 88% dari para eksekutif menyatakan bahwa analisa big data adalah prioritas utama bagi perusahaan mereka.

Hampir setengah (49%) dari perusahaan yang dilibatkan dalam penelitian ini mengatakan bahwa mereka berencana untuk menciptakan peluang bisnis baru yang bisa menghasilkan aliran pendapatan tambahan dengan strategi big data mereka. Sementara 60% dari lainnya berharap bahwa dengan menggunakan informasi tersebut mereka dapat meningkatkan pengelolaan sumber daya mereka.

Matt Reilly, Senior Managing Director dari Accenture Strategy menyatakan bahwa industrial internet didorong oleh input data mesin-ke-mesin dan memiliki potensi untuk mendorong triliunan dolar pendapatan dari pelayanan baru dan pertumbuhan secara keseluruhan. “Namun untuk menuai hasilnya, perusahaan harus menggunakan informasi mendalam tentang konsumen mereka dan kebutuhan industri apalagi yang dibutuhkan oleh konsumen mereka untuk membangunpenawaran baru, mengurangi biaya dan menginvestasikan kembali simpanan mereka,” ujar Matt seraya menambahkan bahwa untuk mencapai tujuan tersebut banyak hal harus dikerjakan untuk dapat mengatasi masalah yang berlapis agar mereka dapat menggunakan mesin data kedalam analisa prediktif yang lebih lanjut, termasuk menggunakan sumber daya analisa yang tepat untuk memastikan pelaksanaan dan skala program analisa yang efektif.

Meskipun sudah memasuki tahap penting, masih ada beberapa hambatan dalam proses realisasinya. Lebih dari sepertiga eksekutif (36%) mengatakan bahwa adanya pembatas sistem antar departemen mencegah terjadinya pengumpulan dan pengkorelasian data. Sebesar 29% mengatakan sulit untuk mengkonsolidasikan data yang berbeda dan menggunakan repositori data yang dihasilkan. Faktor keamanan juga menempati peringkat tertinggi dimana kurang dari setengahnya (44%) melaporkan adanya solusi end-to-end untuk bertahan dari serangan dunia maya dan kebocoran data.

 ”Hasil yang didapatkan dari bergabung dengan industrial big data dan analisa prediktif  yaitu mendapatkan keuntungan dari peningkatan produktivitas Industrial Internet tidak perlu diragukan lagi,” kata Bill Ruh, Vice President GE Software. Menurutnya, perhitungan sukses dalam industri ini dibuktikan dengan visibilitas yang lebih besar dan kecepatan keputusan dalam operasi dan manajemen kinerja aset. Namun data saja tidak akan menghasilkan nilai. Untuk membuat informasi yang berguna dibutuhkan investasi dalam kemampuan baru dan sumber daya manusia yang akan berfungsi sebagai katalis untuk mengekstraksi nilai dengan cepat.


Related Articles

Engagement Karyawan

Employee engagement adalah karyawan yang memiliki semangat kerja tinggi dalam pekerjaannya maupun dalam hal-hal kegiatan perusahaan. Employee engagement menurut Roma

Keragaman Intelektual Karyawan Pegang Peranan

Keragaman intelektual para karyawan di sebuah organisasi ternyata menjadi salah satu kunci penting karena perusahaan membutuhkan ide-ide yang segar, inovatif,

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*