• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 22 July 2018

Abdul Qodir A. Syakur: Work With Heart & Conscience

Fotom-JDA-(Profile)Lesunya roda ekonomi di sektor pertambangan dan energi beberapa waktu belakangan ini masih berdampak hingga saat ini. Namun, di tengah menurunnya bisnis pertambangan dan energi, berbagai strategi dan perencanaan dilakukan oleh setiap perusahaan yang bergerak di bidang tersebut untuk bisa bertahan. Salah satu perusahaan yang mampu bertahan adalah JDA Applus Velosi Indonesia, perusahaan penyedia jasa manpower, konsultan pertambangan dan energi. “Kami sangat bersyukur meski bisnis mining dan energy saat ini yang sedang mengalami penurunan, namun kami masih dapat bertahan dengan segala hempasan gelombangnya,” papar Abdul Qodir A. Syakur, HR Manager JDA Applus Velosi Indonesia.

Mengatur ulang strategi bisnis dan perencanaan dalam mempertahankan dan membuka peluang pasar baru menjadi salah satu strategi untuk mempertahankan perusahaan yang memulai operasi sejak tahun 1998 lalu. Di antaranya adalah dengan bergabungnya JDA Indonesia ke dalam Applus Group melalui Applus Velosi sebagai bagian proses dari aliansi yang dijalankan. “Kehadiran Applus Group melalui Applus Velosi ini memperkuat keberadaan PT. JDA Indonesia,” tutur pria yang biasa disapa Ruru. Applus Velosi memiliki unit bisnis yang tersebar di seluruh dunia dan mendapat dukungan dari seluruh karyawannya.

Menurut pria yang juga menjadi dosen Studi Bisnis Manajemen di Universitas Bina Nusantara, saat ini JDA-Applus Velosi Indonesia secara bertahap menggunakan Applus Velosi sebagai branding ke depannya dengan memberikan servis beragam pada industri mining, oil & gas, kontruksi, power plant, Petrokimia, manufacturing dan Industri pendukung kegiatan tersebut. “Sejak tahun 1998 kami banyak membantu rekrutmen posisi front liner hingga top management. Kami mengedepankan customer satisfaction kepada seluruh klien kami dengan didukung sistem database yang sangat komprehensif untuk mempercepat proses dalam pencapaian tujuan klien,” ujar Ruru. Untuk mendukung kegiatan operasi di Indonesia, JDA Indonesia memiliki beberapa kantor cabang yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia seperti Balikpapan, Tembagapura, Nusa Tenggara Barat, Medan, dan Halmahera.

Ruru dan seluruh karyawan beserta jajaran manajemen boleh berbangga hati mengingat pada 23 Januari 2015 lalu perusahaan yang berpusat di Spanyol ini berhasil memperoleh sertifikasi International untuk penerapan Integrated Management System ISO 9001, ISO 14001, ISO 18001 dan 29001 dari Global Group International.  Sertifikasi tersebut merupakan bagian dari Strategi Applus Group yang berpusat di Spanyol terhadap seluruh unit bisnisnya. “Dengan adanya pengakuan tersebut semakin memperkuat bisnis kami di Indonesia dalam memberikan kepercayaan dan komitmen atas seluruh servis kepada semua klien kami dengan pengelolaan yang profesional dan beretika,” kata Ruru sambil tersenyum.Foto-JDA-1-(Profile)

Ia berharap, kehadiran sertifikasi ini dapat memperkuat serta memperluas pasar jasa manpower, Jasa teknis, dan konsultan pada pasar yang ada saat ini dan Industri lainnya yang potensial. “Kami sangat mempercayai bahwa keberadaan customer merupakan sesuatu hal yang harus secara detil kami perhatikan. Setiap bagian yang kami jalankan selalu memberikan ruang untuk feedback dalam menangani customer kami,” harap Ruru. Hal ini diwujudkan melalui sistem yang dibangun JDA-Applus Velosi Indonesia, dimana jalur customer complain (keluhan pelanggan) memiliki prioritas sangat tinggi dan kecepatan respon dari setiap lini serta menjadi bagian dalam salah satu item reporting utama perusahaan.

Keberhasilan JDA-Applus Velosi Indonesia mengembangkan perusahaan tak lepas dari peran penting HR dalam mengelola sumber daya manusia yang ada di perusahaan. Bagi Ruru, peran HR sangat penting dalam membangun budaya “melayani”. “Kami menerapkan budaya tersebut tidak saja melayani customer eksternal namun hingga internalpun wajib bahwa segala ouput yang diberikan kepada rantai berikutnya memiliki standar dengan tingkat kualitas tinggi dan dilayani dengan sepenuh hati,” kata Ruru yang pernah berkarir di PT. Indofood Sukses Makmur Purchasing Division Wonosobo pada 2003 – 2004 lalu. Selain itu kami sedang mengembangkan program kecerdasan alam bawah sadar untuk memberikan penanaman mental positif di dalam pemenuhan target pribadi dan perusahaan. Membangun pikiran positif sangat membantu bagi kehidupan pribadi mereka dan tentunya memiliki dampak luar biasa bagi perusahaan.

Peran pemimpin tak kalah penting mengingat para top management JDA-Applus Velosi Indonesia menerapkan transformational leadership dan management participative. Dimana semua unsur didorong untuk memberikan kontribusi yang terbaik. “Artinya, peran atasan memberikan ruang gerak dan partisipasi dalam pemecahan masalah. Semua lini dan unsur di perusahaan diberikan ruang untuk merasa dihargai dan didengar guna mendapat solusi dan hasil terbaik dalam setiap aktifitas,” sambungnya kembali.

Salah satu budaya dan etika yang merupakan value dari JDA- Applus Velosi adalah menjaga kewibawaan seluruh anggota karyawan. Budaya tersebut membangun karyawan JDA untuk selalu percaya diri untuk berpikir solutif dan mengedepankan kolaborasi. Peran HR adalah membangun nilai-nilai yang telah digariskan oleh JDA – Applus Velosi  sebagai bagian dari sikap dan perilaku yang melekat terhadap setiap unsur karyawan. “Membangun kepercayaan dan komunikasi yang baik akan sangat membantu kami didalam melaksanakan seluruh program yang ditargetkan management,” imbuh Ruru yang pernah menjabat sebagai Personnel & GA Manager di PT Katsushiro Indonesia tahun 2008 – 2009 dan pada tahun 2009 – 2014 lalu dipercaya menjabat sebagai HR & Relations Manager Foster Oil & Energy PTE LTD.

Berkontribusi dan memberikan yang terbaik untuk perusahaan menjadi tujuannya. Ia mengutip dari artikel Jeff Haden, seorang pengarang, pembicara, kontributor, dan editor terkemuka di Inc Magazine yang berpusat di New York, “Every employee wakes up every day with the hope of a better future. Show them you care by helping create a path to that future.  “Berdasarkan hal inilah kami berjalan dan terus membuat langkah tersebut agar tercapai yang tentunya memiliki dampak yang sangat luar biasa bagi Perusahaan,” tambahnya.

Baginya, bekerja harus tulus dari hati, jangan setengah-setengah. “Work with all your heart and conscience to give the best contribution for a collective advancement (bekerjalah dengan sepenuh Hati dan nurani kita untuk dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bersama),” ujar Ruru ketika ditanya perihal prinsipnya dalam berkarir. Tantangan terbesar yang dihadapinya selama berkarir yaitu jika tindakan yang ia lakukan bertentangan dengan hati dan nurani. “Hal ini pernah saya alami dan cara paling terbaik adalah mengkomunikasikan dan bersikap. Jadilah orang yang memiliki sikap dan prinsip yang mungkin berbeda dengan lainnya tapi yakini bahwa segala sikap dan prinsip yang kita yakini merupakan sesuatu yang memiliki value untuk kebaikan bersama,” kata Ruru mengakhiri perbincangan.


Related Articles

Potret Diri Setiap Karyawan

Kinerja ekselen perusahaan berplat merah kini semakin gencar digaungkan. Hal ini sejalan dengan ditetapkannya kinerja BUMN berbasis Kriteria Kinerja Ekselen

Anita Widjaja: The Best HR is Your Line Manager

Di tangan Anita Widjadja, Bank Mandiri mengalami beberapa perubahan, termasuk di bidang teknologi. Wanita yang menjabat sebagai Head of Human

Irsad Nizam Never Give Up

Wawasan yang terbangun dari dasar hingga profesional selama berkarir di beberapa perusahaan membuat Irsad Nizam menikmati karirnya di dunia HR.

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*