• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 23 January 2018

7 Tips Transisi dari Karyawan Biasa Menjadi Manajer

manager-Melangkah ke posisi yang memiliki wewenang berarti harus siap untuk menghadapi tantangan baru dan tanggung jawab baru. Namun, terkadang kondisi ini membuat rekan-rekan kerja Anda iri hati sehingga Anda harus siap menghadapi situasi yang sulit.

“Saya berusaha menjadi teman baik dengan semua orang di departemen. Tapi kemudian saya mendapat promosi menjadi supervisor. Sekarang saya merasa setiap orang membenci saya, “keluh Andi. “Mereka sepertinya tidak bisa menerima bahwa saya sekarang adalah seorang supervisor untuk mereka. Saya mengalami kesulitan dan membutuhkan waktu yang lama dengan satu orang yang berpikir dia bisa lolos dengan apa saja. Apa yang harus saya lakukan?”

Banyak orang yang berada di situasi seperti di atas ketika mereka dipromosikan di sebuah departemen untuk menjadi manajer grup di departemen tersebut. Anda mungkin mengalami masa transisi yang sulit karena sebagai manager baru, Anda bertanggung jawab terhadap produktivitas dan hasil dari departemen Anda. Namun, seringkali mantan rekan kerja yang kini menjadi anak buah Anda merasa cemburu dan tidak ingin memperlakukan Anda sebagai bos. Bisa jadi karena mereka ingin tetap memperlakukan Anda sebagai bagian dari kelompok atau karena Anda lebih muda dan mereka lebih senior. Berikut adalah 7 tips untuk memudahkan transisi anda:

Tips # 1: Sadarilah bahwa hubungan pribadi sebelumnya dengan rekan kerja perlu dipindahkan ke tingkat yang berbeda karena Anda tidak lagi sejajar dengan rekan kerja. Anda sekarang adalah orang yang memberikan pekerjaan, menganalisa produktivitas, dan memberikan penilaian kinerja.

Tips # 2: Lihat perwakilan HR Anda untuk mencari tahu apakah ada pelatihan dan dukungan yang tersedia saat Anda mengambil peran kepemimpinan baru Anda.

Tip # 3: Duduklah satu persatu dengan setiap orang di departemen untuk mendiskusikan perasaan mereka tentang transisi Anda ke manajer. Bicaralah tentang harapan Anda untuk saling memiliki satu sama lain dan adanya  potensi masalah yang akan muncul sehingga Anda dapat mengatasinya.

Tips # 4: Tetap profesional setiap saat. Dan perlakukan setiap karyawan secara adil dan dengan hormat. Hilangkan pula ruang untuk bergosip dan munculkan sesi khusus untuk berbincang-bincang dengan karyawan.

Tip # 5: Jangan biarkan pekerjaan sebelumnya dan persahabatan dengan mantan rekan-rekan Anda untuk mempengaruhi tanggung jawab manajerial baru Anda.

Tip # 6: Pastikan bahwa setiap orang dalam tim memahami peran baru Anda sebagai manajer mereka dan tanggung jawab yang diharapkan dari Anda serta peran masing-masing memainkan dalam keberhasilan (atau kegagalan) dari departemen.

Tip # 7: Pastikan dengan jelas dan ringkas dalam mengkomunikasikan tujuan dan sasaran departemen sehingga Anda dan tim Anda dapat bekerja sama dengan baik.

Ingat, posisi Anda sebagai manajer baru bukan tentang mencoba untuk menjadi popular. Ini adalah bicara tentang memimpin orang lain untuk mencapai hasil. Anda mungkin tidak bisa menang atas semua orang di departemen,  terutama jika satu atau dua orang yang ada di departemen sulit menerima posisi Anda saat ini. Tidak peduli apa yang terjadi, tetap fokus pada pekerjaan yang harus Anda lakukan, berikan upaya terbaik Anda setiap hari, dan perlakukan semua orang dengan adil dan menghormati harus mengikuti. (Sumber: Forbes.com)


Related Articles

7 Langkah Menjadi Seorang Coach

Apabila Anda merasa memilikipassion untuk menjadi seorang Profesional Coach, tidak ada salahnya Anda mengikuti  tujuh langkah berikut untuk menjadi perhatian. Tujuh

Tips Sukses Menjalani Assessment Center

Menjalani proses Assessment Center (AC) membutuhkan persiapan yang tidak main-main. Persiapan dilakukan agar Anda tidak melakukan sesuatu yang merugikan diri

Bagaimana Perencanaan Tenaga Kerja Dilakukan?

Manpower Planning (MPP) atau perencanaan kebutuhan tenaga kerja atau kerap  juga disebut sebagai Perencanaan Sumberdaya Manusia (SDM) merupakan salah satu tugas

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*