• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 18 June 2018

5 Perusahaan Raih Aon Best Employers Indonesia 2016

AONAon Hewitt mengumumkan lima perusahaan yang berhasil meraih Aon Best Employers Indonesia 2016. Kelima perusahaan yang meraih penghargaan adalah PT Telekomunikasi Indonesia, PT Adira Dinamika Multi Finance, PT Bank DBS Indonesia, PT Birotika Semesta (DHL Express Indonesia), dan BPJS Ketenagakerjaan.

Penghargaan tertinggi diberikan kepada PT Telekomunikasi Indonesia yang memperoleh predikat sebagai Best of the Best Employers. Selain itu, Aon Hewitt juga memberikan penghargaan khusus kepada PT PP (persero) Tbk untuk katagori  Commitment to Enggagement, NU Skin Indonesia untuk katagori Generation Y, dan PT Bank DBS Indonesia untuk kategori Women in The Workforce.  Sementara itu, Marriot International Indonesia mendapat gelar sebagai Aon Best Employer Indonesia 2016 melalui program global.

Jeremy Andrulis, CEO Southeast Asia, Aon Hewitt, mengatakan, “Dari proses perekrutan hingga pengunduran diri, perusahaan Best Employers di Indonesia menggunakan strategi sumberdaya manusia untuk mendorong kinerja usahanya, termasuk  layanan SDM yang sigap dengan menggunakan cloud solution dan teknologi yang terus mendengar masukan karyawan dan menindaklanjutinya dengan cepat, sehingga karyawan merasa tetap dilibatkan sepanjang siklus bekerja mereka.”

Managing Director Indonesia Aon Hewitt Lusi Lubis menjelaskan program Aon Best Employers adalah survei konperhensif dan terpercaya yang dilakukan di Asia Pasifik yang didesain untuk membantu organisasi dalam mengidentifikasikan area pengembangan dalam meningkatkan keterlibatan karyawan, efektivitas kepemimpinan, citra perusahaan dan budaya kerja untuk mendorong kinerja yang tinggi. Survei ini melibatkan berbagai jenis perusahaan, seperti keuangan, makan dan minuman, perhotelan, farmasi.

Menurut Lusi, Aon Hewitt melakukan survei ini sejak 2001 lalu di 12 pasar di Asia Pasifik, antara lain China, Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Thailand serta Australia yang melibatkan 571 perusahaan dan 17.000 karyawan. “Untuk Indonesia, kami sudah melakukan di tahun 2013, 2015, dan 2016 ini. Khusus untuk tahun 2016, diikuti oleh 50 perusahaan dan dari 50 perusahaan tersebut, 17 perusahaan masuk dalam seleksi akhir,” kata Lusi Lubis dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (6/9).

Ia menambahkan, ada tiga kunci utama bagi keterlibatan karyawan (employee engagement) di Indonesia, yaitu Kepemimpinan Senior, Kesempatan berkarir, dan Brand. Pada Kepemimpinan Senior, karyawan di perusahaan Best Employers 1,3 kali lebih merasa bahwa pemimpin senior memperlakukan mereka sebagai asset berharga bagi perusahaan. Sedangkan di Kesempatan berkarir, karyawan di perusahaan Best Employers 1,2 kali lebih merasa organisasi mereka menawarkan kesempatan berkarir yang sangat baik dibandingkan perusahaan lain.

Untuk Brand, Karyawan di perusahaan Best Employers 1,2 kali lebih merasa bahwa organisasi mereka menepati janji-janjinya. Pemenang Aon Best Employers di Indonesia meraih  skor engagement 25 poin lebih tinggi dari rata-rata pasar. “Perusahaan Best Employers memiliki brand ambassador yang hebat dengan 89% dari karyawan mengatakan mereka akan merekomendasikan organisasi mereka kepada seseorang pencari kerja,” papar Lusi kembali.

Best Employers di Indonesia memahami pentingnya budaya kerja yang kuat sebagai faktor pembeda dalam mendorong keterlibatan karyawan, yang pada akhirnya berdampak positif bagi performa perusahaan. Sebanyak 100% Perusahaan Best Employers mengintegrasikan target promosi menjadi target kinerja manajemen dan menyediakan bimbingan kepada para manajer tentang bagaimana memberikan saran pengembangan karir bagi tim mereka. Dan 80% perusahaan Best Employers menjadikan para  manajer bertanggung jawab atas tingkat keterlibatan tim mereka dengan mengaitkan antara tingkat kinerja manajer dengan tingkat keterlibatan karyawan dan mengukur dan mengapresiasi para manajer berdasarkan kualitas manajemen sumberdaya manusia mereka.

Yang menarik, 100% Perusahaan Best Employers memiliki program bakat yang ditujukan bagi karyawan Gen Y dan sebanyak 88% yang perusahaan yang mencapai skor engagement. Di samping itu, perusahaan Best Employers mengembangkan pemimpin yang engaging, dengan 100% dari Perusahaan Best Employers memberikan umpan balik yang efektif tentang bagaimana gaya kepemimpinan mempengaruhi tim dan memiliki program mentoring formal untuk mengembangkan kepemimpinan yang efektif. “ “Dengan rata-rata karyawan menghabiskan waktu 2,5 jam sehari pada perangkat mobile, divisi SDM ditantang untuk menciptakan pengalaman berbasis konsumen. Transformasi SDM menjadi jauh lebih penting dibanding sebelumnya, dan perusahaan Best Employers menggunakan pendekatan digital untuk memberikan pengalaman karyawan yang luar biasa dan mendorong keterlibatan karyawan dengan lebih intens.”

Sementara itu, Chief of Human Resources Officer PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk Herdy Harman, menanggapi keberhasilan meraih penghargaan tertinggi ini. “Kami sangat senang dengan penghargaan ini. Ini membuktikan kewajiban kami untuk meningkatkan sumber daya manusia memang sudah pada tempatnya,” kata Herdy. (Ratri Suyani)


Related Articles

Benarkah Gen Z Kurang Termotivasi Oleh Uang?

Sebuah Temuan Millenial Branding mengungkapkan Gen Z adalah kewirausahaan, kurang termotivasi oleh uang dan lebih terfokus pada komunikasi tatap muka

Anda Tipe Narsis dan Berkinerja Rendah? Periksalah Ukuran Tanda Tangan Anda

Pada dasarnya tulisan atau goresan tangan adalah cetakan otak seseorang yang bersifat unik dan spesifik. Begitulah pemahaman utama yang mendasari

Langkah-langkah Melakukan Value Chain Analysis

Analisis rantai pasok (Value Chain Analysis atau VCA) adalah alat bantu yang bagus untuk menciptakan nilai keunggulan terbesar bagi para

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*