• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 18 October 2018

5 Faktor Pekerjaan yang Memotivasi

motivasiPekerjaan jelas merupakan aspek penting yang berperan besar dalam menentukan apakah seseorang akan senang bekerja, dan kemudian menjadi produktif, atau tidak. Dengan demikian penting bagi kita untuk mengetahui apa yang sesungguhnya membuat pekerjaan bisa memotivasi.

Menurut Hackman dan Oldham (1976-1980) dalam teorinya yang berbunyi Job Characteristics Theory, mengatakan ada lima karakteristik pekerjaan yang bisa membuat orang merasa senang mengerjakannya. Dalam teori tersebut kedua ahli perilaku kerja ini memaparkan bahwa ke-5 faktor tersebut adalah:

Keragaman Kompetensi
Tingkat keragaman aktivitas yang dibutuhkan untuk melaksanakan suatu pekerjaan, termasuk seberapa variatif jenis keterampilan yang perlu digunakan. Dalam hal ini, pekerjaan yang membutuhkan terlalu banyak keterampilan cenderung dinilai menyulitkan, sementara yang terlalu sedikit cenderung dipersepsi sebagai pekerjaan yang membosankan.

Identitas Tugas
Sejauh mana cakupan tugas yang dikerjakan, apakah menyeluruh atau hanya sebagian. Dalam hal ini, semakin lengkap dan utuh pekerjaan yang ditangani, semakin tinggi kebanggaan yang dirasakan terhadap hasil kerjanya.

Makna Tugas
Sejauh mana dampak pekerjaan yang dilakukan terhadap sesuatu yang lebih luas, seperti terhadap masyarakat, organisasi, atau unit kerja. Dalam hal ini, semakin besar dan luas dampaknya, semakin tinggi motivasi orang yang mengerjakannya.

Kewenangan
Tingkat kebebasan, kemandirian, dan kewenangan yang melekat di suatu pekerjaan. Dalam hal ini, semakin tinggi kewenangan yang diberikan, semakin tinggi pula motivasi orang yang mengerjakannya.

Umpan Balik
Sejauh mana pelaksanaan kegiatan di suatu pekerjaan memberikan informasi yang jelas dan langsung kepada seseorang mengenai efektivitas kinerjanya. Dengan adanya umpan balik, orang tersebut bisa menentukan pilihannya apakah perlu mengerjakan tugasnya dengan cara yang berbeda atau tidak.

Faktor-faktor ini bisa dikombinasikan menjadi satu indeks tunggal yang mencerminkan keseluruhan “potensi untuk memotivasi” yang ada di suatu pekerjaan:

SPM= (Keragaman Kompetensi + Identitas Tugas + Makna Tugas)/ 3 x Kewenangan x Umpan Balik
SPM= Skor Potensi untuk memotivasi

Formulasinya menjadi seperti itu karena keragaman kompetensi, identitas tugas dan makna tugas memengaruhi tingkat keberartian kerja yang dialami, sementara kewenangan memengaruhi tingkat tanggung jawab atas hasil kerja, dan umpan balik memberikan gambaran tentang hasil kerja aktual. (sumber: buku Engaging Talents)


Related Articles

8 Tipe Orang Yang Dapat Mendongkrak Karir Anda

Sukses berkarir memang perkara yang tidak mudah. Butuh kesabaran, motivasi yang tinggi, optimis, dan selalu meng-upgrade skill yang Anda miliki serta

5 Formula untuk berani keluar dari zona nyaman

Berhati-hatilah jika Anda berada dalam kenikmatan zona nyaman (comfort zone), sebab itu bisa membuat Anda terlena dan tidak bisa berbuat

Bagaimana Mewawancarai dan Merekrut Orang Terbaik Setiap Saat?

Setiap organisasi ingin merekrut orang terbaik. Tetapi, apakah hal itu selalu berhasil? Jawabannya tidak. Bahkan lebih sering gagal ketimbang berhasil.

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*