• 0
  • 0
  • 0
  • 0
  • 26 April 2018

5 Cara Mencapai Kepuasan dan Kesuksesan Kerja

SenangKerjaKe mana pun Anda melangkah, Anda akan menemukan seseorang yang ‘bersedia’ menjual rahasia kesuksesan orang tersebut pada Anda. Pertanyaannya adalah, apakah Anda menginginkan ‘merek kesuksesan’ yang mereka jual?

Budaya kita terobsesi dengan kepuasan hidup dan pekerjaan, dan itu adalah hal yang baik. Penting agar kita mempertimbangkan tujuan kita dan apa yang penting bagi kita. Tapi kepuasan setiap orang berbeda-beda. Jadi, kepuasan bukan sekadar “satu ukuran cocok untuk semua”.

Itulah mengapa Anda perlu merenungkan secara mendalam apa arti kesuksesan dan kepuasan kerja bagi Anda sendiri. Kesuksesan adalah metrik yang sangat pribadi, dan setiap individu perlu tahu apa artinya itu sebelum mereka keluar dan meraih kemenangan.

Orang sering memasuki jalur karier yang percaya akan membawa mereka kepuasan, namun kemudian menyadari nilai mereka telah bergeser saat mereka mendapatkan pengalaman baru. Ada banyak pemicu untuk perubahan nilai, seperti menikah, menua, atau menemukan panggilan baru. Seiring kita memasuki musim kehidupan baru, kita mengevaluasi kembali apa yang penting.

Menurut Bob Dickie, President Crown Financial Ministries, ternyata dengan pola pikir yang benar, Anda dapat menemukan kepuasan pada pekerjaan apa pun, kata.  Begini caranya:

1. Tetap setia

Jika Anda sedang berjuang dalam pekerjaan Anda, kembangkan kembali ‘lensa’ yang Anda miliki untuk melihat kembali hidup Anda. Tidak peduli apakah karena pekerjaan atau panggilan nurani Anda, Anda harus melakukannya dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati karena semua usaha yang dilakukan akan berkontribusi pada rencana karir yang lebih besar.

2. Ubah Perspektif Anda

Jika Anda merasa bosan atau ingin lepas dari pekerjaan Anda, sebaiknya mundur dulu selangkah. Pahami dulu, apa tujuan Anda melayani? Siapa yang Anda bantu? Bagaimana klien Anda mendapatkan keuntungan dari  tindakan yang Anda lakukan setiap hari? Menghubungkan tugas harian Anda ke tujuan yang lebih besar akan merevitalisasi pekerjaan Anda dan memberi makna pada karir Anda.

3. Jangan Membandingkan Diri Anda dengan Orang Lain

Waspadai dan hindarilah ‘jebakan perbandingan’. Artinya, jangan terbiasa untuk membandingkan diri Anda dengan rekan yang lain untuk mengukur kesuksesan Anda. Sebaiknya setelah Anda mendefinisikan, atau mendefinisikan ulang tentang kesuksesan apa yang berarti bagi Anda, gunakan metrik untuk mengukur keberhasilan Anda.

4. Tetapkan Tujuan Pribadi Anda

Bila Anda merasa tidak termotivasi di tempat kerja, carilah tantangan baru. Jika Anda bekerja berdasarkan komisi, tetapkan angka yang lebih tinggi untuk penghasilan Anda kuartal ini. Jika Anda ingin mempelajari keterampilan baru, ikuti kursus pembelajaran online atau mulailah mengikuti program pengembangan profesional. Kemudian memetakan rencana untuk mengintegrasikan keterampilan itu ke dalam aktivitas sehari-hari Anda.

5. Deal Dengan Masalah Interpersonal Anda

Ini bisa diartikan bahwa Anda tidak berhenti bekerja, tapi mereka hanya keluar dari sikap menjadi bos. Anda juga keluar dari manajer dan rekan kerja. Sebelum Anda mulai membenci pekerjaan Anda, tanyakan pada diri Anda sendiri apakah masalah orang mungkin mempengaruhi pengalaman profesional Anda. Konflik yang tidak terselesaikan dengan atasan atau rekan kerja, benar-benar dapat merusak lingkungan kerja, terutama jika Anda menghindari komunikasi yang jujur ​​mengenai masalah ini.

Kelima langkah ini mungkin terasa luar biasa pada awalnya, terutama jika Anda baru memulai saat ini baru dan mencoba untuk memberikan perbedaan pada tujuan Anda. Tapi Anda tidak harus mengatasi semuanya sekaligus. Anda mungkin mengambil langkah yang paling beresonansi saat ini. Atau Anda mungkin terjun ke daerah yang paling menantang secara emosional. (Ratri Suyani. Sumber; HRM Asia)


Related Articles

5 Langkah Meningkatkan Produktivitas Kerja

Produktivitas adalah tolok ukur bagi kemajuan organisasi/perusahaan. Kemajuan organisasi/perusahaan merupakan kesuksesan tim yang memiliki produktivitas tinggi. Bagaimana kesuksesan itu bisa

5 Cara Mengatasi Sindrom Pasca Liburan

Setelah liburan panjang, seringkali seseorang sulit untuk kembali bersemangat dan berkonsentrasi penuh pada pekerjaan. Keadaan ini disebut sindrom pasca liburan.

7 Tips Career Transition

Transisi sebuah jabatan di perusahaan sudah menjadi hal biasa. Namun, apa jadinya bila transisi tersebut tidak sesuai dengan kompetensi jabatan,

No comments

Write a comment
No Comments Yet! You can be first to comment this post!

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*